Tutorial Membuat E-Modul Berbasis Blog WordPress

Untuk membuat sebuah blog bukanlah hal yang baru, namun kali ini penulis mencoba menggunakan blog yang sederhana untuk membuat sebuah e-modul yang dapat digunakan secara mandiri oleh siswa.

E-modul merupakan bentuk lain dari sebua modul yang biasa kita kenal, yang berisi panduan sederhana yang singkat dan mudah untuk di ikuti dalam mempelajari suatu topik sehingga dapat dengan mudah menguasai materi tersebut dan disajikan secar digital.

Pada tahap awal e-modul hanya dapat digunakan pada sebuah perangkat komputer desktop dan laptop saja, dengan desain yang monoton dan tidak interaktif. Namun seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat semakin memudahkan kita untuk memanfaatkan berbagai kebutuhan tersebut menjadi semakin mudah dan menarik untuk digunakan.

E-modul adalah sebuah pilihan yang tepat untuk memudahkan guru dan siswa dalam menggunakan internet menjadi bermanfaat untuk menunjang proses belajar mengajar.

A. Offline E-Modul

Berikut ini penulis mencoba menampilkan beberapa aplikasi yang digunakan untuk membuat e-modul secara offline:

1.Sigil

Download Sigil

 

2. eXe Learning

Download Exe Learning

 

 

B. Online E-Modul

Beberapa contoh e-modul yang paling sukses adalah:

– Khan Academy

Khan Academy menyediakan e-modul apa saja yang dirancag oleh para ahli dan dapat menjadi sumber rujukan bagi berbagai pelajaran yang diajarkan di sekolah secara gratis.

– CK-12 Foundation

CK-12 foundation menyediakan pustaka virtual yang berisi buku teks, video, soal latihan, flashcards dan penerapan dalam kehidupan sehari hari lebih dari 5000 konsep dari semua pelajaran.

– Blog Gratis

Selain dua contoh diatas masih banyak lagi e-modul yang sudah beredar dalama bahasa indonesia namun harus melakukan proses pembelian terlebih dahulu seperti yang sering digunakan oleh siswa sekolah saat ini, yaitu : Zenius, Quiper Video dan lain lain.

Saat ini dengan ketersediaan internet sudah cukup baik apalagi dengan adanya smartphone yang selalu online  sehingga sebagian besar guru menjadi terbiasa menggunakan fitur chat dan sosial media lainnya di dunia mayabaik untuk berkomunikasi dengan sesama guru maupun dengan siswa. Namun fasilitas tersebut sebagian besar hanya digunakan untuk hiburan saja dan tidak melakukannya untuk hal yang produktif misalnya dengan membuat modul yang berisi tentang topik pelajaran tertentu yang diajarkan di kelas.

Menggunakan blog untuk menulis hal hal yang berhubungan dengan pendidikan sudah banyak dilakukan, namun penggunaan blog belum digunakan secara maksimal misalnya untuk membuat e-modul. Beberapa kelebihan menggunakan blog untuk membuat e-modul adalah :

  • Dapat mudah diakses kapan saja dan dimana saja selama terhubung dengan internet
  • Dapat dibuka melalui berbagai perangkat mobile seperti smartphone dan tablet dan tampilannya akan langsung menyesuaikan dengan ukuran layar smartphone yang beragam mulai dari 4″ sampai 6″ maupun jenis perangkat tablet yang berukuran 7″ sampai 11″
  • Jika ada tulisan yang keliru maka akan memudahkan untuk disesuaikan kembali dalam waktu yang singkat.
  • Pengguna (peserta didik) dapat langsung memberi komentar pada e-modul yang sedang dipelajari jika ada yang masih kurang jelas.
  • Dapat dengan mudah memasukkan tulisan, gambar dan video dari berbagai sumber untuk mendukung pemanfaatan e-modul.
  • Dapat menampilkan latihan yang sudah dilengkapi dengan analisis soal untuk setiap soal yang diberikan ke siswa dengan menggunakan fasilitas google form secara cepat.

Selain beberapa kelebihan diatas memang ada juga kekurangan menggunakan blog sebagai e-modul yaitu jika perangkat tidak terhubung dengan internet maka pengguna tidak dapat mengakses e-modul yang sudah dibuat.

Sebagai seorang guru yang sering menggunakan internet tidak ada salahnya kita mencoba mengembangkan sendiri E-modul kita dengan  memanfaatkan sumber daya yang ada yaitu blog gratis seperti blogspot dan wordpress.

Kali ini penulis menoba membuat E-modul berbasis blog menggunakan WordPress dengan dukungan google form.

#Membuat E-Modul

A.Membuat akun wordpress

Berikut ini beberapa langkah  mudah membuat E-modul dengan blog wordpress

  1. Caranya bagaimana? buka halaman wordpress.com lalu klik di tulisan GET STARTED

2. Selanjutnya? pilih start with a blog

3. Selanjutnya tema nya boleh di skip dulu

4. Langkah berikutnya tuliskan alamat blog untuk emodul sesuai dengan pelajaran yang diampu,misalnya “modulfisika” lalu klik FREE

5. Selanjutnya

6. Selanjutnya masukkan  alamat email yang masih digunakan (akan digunakan untuk konfirmasi email), lalu masukkan nama pengguna (gunakan huruf kecil tanpa spasi)  dan yang terakhir masukkan password (password harus menggunakan kombinasi huruf, angka dan karakter untuk keamanan akun, pastikan password tidak lupa)

7. Lalu silahkan buka email untuk mengaktifkan akun wordpress anda

8. Lalu klik di tulisan Confirm Now

SELAMAT, AKUN WORDPRESS ANDA SUDAH BERHASIL DIBUAT

 

B. Mengelola blog sebagai e-modul

#Personalisasi Tema

Setelah melakukan login ke akun wordpress, pertama sekali kita akan mengatur judul blog yaitu dengan membuka menu Customize di bagian Personalize.  Untuk menampilkan menu admin pengelola blog cukup klik di My site di bagian paling atas. Untuk pembuatan e-modul kita hanya menggunakan “page” untuk mengelola halaman modul, dan klik di menu tambahkan (add) untuk menambah sebuah halaman modul.

Pertama sekali kita akan mengatur tampilan blog, setelah kita buka tombol Customize lalu akan muncul tampilan di bawah ini, selanjutnya klik di Site Identity

Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini, lalu  masukkan judul blog, misalnya e-modul fisika

Maka di bagian sebelah kanan akan muncul preview  tampilan untuk melihat terlebih dahulu sebelum di simpan dan di publikasi

Jika sudah OK klik Save & Publish

Jika tulisan SAVED sudah muncul artinya judul blog kamu sudah berhasil dirubah

Untuk keluar dari menu Customize tekan tanda X di sebelah kiri atas

Selanjutnya akan muncul menu seperti di bawah ini:

#Setting (Pengaturan)

Tahap selanjutnya kita akan mengganti bahasa inggris menjadi bahasa indonesia, kita awali dengan membuka menu setting di bagian bawah

Selanjutnya pada tab General pilih bahasa Indonesia pada pilihan language

Setelah menjadi bahasa indonesia, jangan lupa klik SAVE SETTINGS

 

#Publikasi Halaman ( Page)

Untuk membuat e-modul kita hanya menggunakan fitur page (halaman).  Berikut ini tampilan menu page di bagian publikasi.

Ada empat bagian : Published (sudah dipublikasi), Draft (masih rancangan), Scheduled (bisa diatur kapan waktu yang tepat untuk di terbitkan), dan Trashed (tong sampah)

 

#Mengganti Tema

Untuk mengganti tema kita akan gunakan menu themes lalu akan muncul tampilan seperti ini:

Selanjutnya kita akan gunakan tema shoreditch melalui kotak pencarian, klik pada hasil pencarian di bawah

Lalu aktifkan

Selamat  anda sudah berhasil menggati tema.

Selanjutnya kita akan menyesuaika kembali tema tersebut sesuai dengan kebutuhan

Untuk mengganti halaman depan yang statis dapat menggunakan menu di bawah ini

Selamat anda sudah berhasil mengganti halaman depan statis.

Selanjutnya akan bersambung ke part(2).

 

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *