Proses pengisian Lembar Kerja (LK) Analisis Hasil TKA (Tes Kemampuan Akademik) memang sering kali membingungkan karena banyaknya detail teknis dan format administrasi yang ketat. Berdasarkan panduan, ada beberapa poin penting yang sering kali salah dipahami atau terlewatkan oleh para guru. Berikut adalah daftar Q&A mengenai hal-hal yang umumnya kurang dipahami dalam proses analisis tersebut:
1. Akses Laman & Akun Sekolah
Pertanyaan: Di mana guru bisa mendapatkan username dan password untuk masuk ke laman analisis daya serap TKA?
Jawaban: Data login ini tidak dipegang secara personal oleh setiap guru mata pelajaran. Anda harus memintanya kepada proktor (pengawas ujian berbasis komputer) sekolah atau teknisi yang mengurus kegiatan TKA tahun lalu [00:02:10]. Selain itu, pengunduhan dokumen analisis secara penuh hanya bisa dilakukan menggunakan akun utama sekolah [00:09:55].
2. Penulisan Captcha saat Login
Pertanyaan: Apakah penulisan kode captcha di halaman login harus memperhatikan huruf besar dan kecil (case-sensitive)?
Jawaban: Tidak perlu. Meskipun tampilan visual captcha di layar mencantumkan kombinasi huruf besar dan kecil, Anda bisa mengetikkannya menggunakan huruf kecil semua tanpa perlu menekan tombol Shift atau Caps Lock [00:02:46].
3. Data Nilai Mata Pelajaran yang Kosong
Pertanyaan: Mengapa ada beberapa mata pelajaran yang datanya kosong atau tidak menampilkan grafik capaian sama sekali?
Jawaban: Jika nilainya kosong (seperti contoh pelajaran Bahasa Jepang di video), itu bukan karena sistemnya error. Hal tersebut murni karena sekolah Anda tidak mengikuti atau tidak memiliki siswa yang mengambil mata pelajaran tersebut pada ujian TKA tahun lalu [00:03:47].
4. Kendala Menyalin (Copy-Paste) Soal TKA
Pertanyaan: Bagaimana cara memindahkan teks contoh soal TKA yang muncul di pojok laman ke dalam dokumen LK?
Jawaban: Teks soal pada laman tersebut sudah dikunci sistem dan tidak bisa di-copy paste secara langsung [00:06:26].
Solusi praktisnya: ambil tangkapan layar (screenshot/capture) pada bagian soal, lalu unggah gambar tersebut ke AI seperti Gemini atau ChatGPT. Minta AI untuk menulis ulang atau mengekstrak teks dari gambar tersebut agar bisa Anda salin dengan rapi [00:06:50].
5. Jebakan Urutan Baris di LK 1 (Keselarasan)
Pertanyaan: Apakah pengisian indikator soal di LK 1 harus ditulis berurutan dari nomor soal 1, 2, 3, dan seterusnya?
Jawaban: Ini adalah kesalahan kekeliruan yang paling sering terjadi. Indikator soal wajib diurutkan berdasarkan nilai capaian siswa dari yang paling rendah ke yang paling tinggi, bukan berdasarkan nomor urut soal [00:08:38].
Mengapa ini penting? Tujuannya agar sekolah bisa langsung memetakan skala prioritas. Jika waktu persiapan ujian tahun depan terbatas, fokus belajar bisa langsung diarahkan pada materi-materi yang nilai capaian siswanya paling rendah di tahun lalu [00:08:46].
6. Ketidaksesuaian Kurikulum Sekolah dengan Soal TKA
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan jika ada materi soal TKA yang tidak pernah diajarkan di sekolah karena sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka?Jawaban: Soal ujian TKA dirancang secara kolektif dengan mempertimbangkan dua kurikulum sekaligus, yaitu Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka [00:16:25].
Jika materi tersebut tidak ada di Kurikulum Merdeka saat ini tetapi keluar di TKA, guru harus memeriksa ulang acuan regulasinya pada Perkaban 45 / BSKAP 46 Tahun 2025 [00:16:43]. Frasa kompetensi tersebut tetap harus disisipkan dan diajarkan kepada siswa sebagai bentuk persiapan [00:17:28].
7. Format Mata Pelajaran yang Bercampur di File Unduhan
Pertanyaan: Di dalam file template LK dari dinas, terdapat baris contoh dari berbagai mata pelajaran yang berbeda. Apakah guru harus mengisi semuanya?
Jawaban: Tidak. Berbagai contoh mata pelajaran di file template tersebut sengaja dimasukkan hanya untuk keperluan sosialisasi di tingkat daerah [00:26:00]. Saat pengisian asli di sekolah, satu file LK harus fokus pada satu mata pelajaran saja. Semua baris contoh mata pelajaran lain yang tidak relevan wajib dihapus bersih dari dokumen [00:11:54].
8. Pihak yang Bertugas Mengisi Analisis Kualitatif di LK 2
Pertanyaan: Apakah guru pembuat soal sekolah yang bertugas melakukan analisis kualitatif (menilai keselarasan materi, konstruksi, dan bahasa) di LK 2?
Jawaban: Bukan. Peninjauan atau pengecekan kualitas soal di LK 2 tidak boleh dilakukan oleh guru yang membuat soal itu sendiri [00:24:59]. Proses telaah kualitatif ini harus diserahkan kepada guru sejawat (rekan guru yang mengampu mata pelajaran sejenis) agar penilaian terhadap aspek materi, konstruksi, dan bahasa tetap berjalan objektif [00:25:08].
Sumber :
Video Panduan Analisis TKA