preloader

Penulis: Iqbal Hafidh

Penulis artikel teknologi pendidikan, peneliti bidang pembelajaran berbasis smartphone dan tenaga pendidik di salah satu sekolah favorit di Aceh.

Hikayat TA Sakti : Pena, Kampus dan Hikayat

BAB III PENA, KAMPUS, DAN HIKAYAT 49 Ada manusia mengejar gelar,agar namanya mudah terdengar,ada pula yang setelah belajar,kembali mencari makna yang benar. T.A. Sakti memilih jalan kedua,ilmu tidak disimpan menjadi angka,kampus bukan sekadar tempat bekerja,tetapi pintu menuju masyarakat dan bangsa. 50 Sebagai pengajar ia berdiri,di hadapan mahasiswa setiap hari,membawa buku,.

Hikayat TA Sakti : Ketika Jawoe Memanggil

BAB II KETIKA JAWOE MEMANGGIL 23 Ada masa manusia mencari, ke mana langkah hendak pergi, gelar dan ilmu telah dimiliki, namun hati belum menemukan diri. 24 T.A. Sakti telah belajar, dari kampus, buku dan lembar, sejarah mengajarkan masa berputar, bahwa yang hilang belum tentu benar-benar pudar. 25 Di tanah Aceh.

Hikayat TA Sakti

PROLOG KETIKA HIKAYAT HAMPIR DIAM Ada masaketika sebuah negerihampir kehilangan suaranya. Bukan karenatidak ada yang berbicara, melainkan karenasemakin sedikityang mau mendengar. Di sebuah sudut Aceh,di antara rumah-rumahyang menyimpan ingatan,ada lembaran tuayang perlahan menguning. Huruf-hurufnyatidak lagi mudah dibaca. Jawoeberbaris seperti jejak kakiorang-orang yang telah lama pergi. Sebagian namatelah dilupakan. Sebagian ceritatelah.

Materi Fisika Kelas X Fase E – BSKAP 046

Penyusunan ruang lingkup materi IPA (Fisika) Fase E (Kelas X) berikut mengacu langsung pada dokumen resmi Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen Nomor 046/H/KR/2025 (Lampiran II, Bagian VII: Capaian Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam). Pada struktur Kurikulum Merdeka Fase E, IPA dapat diajarkan secara terpisah per rumpun ilmu (Fisika, Kimia, Biologi) maupun secara.

Materi Fisika Kelas XI Fase F – BSKAP 046

Berikut adalah penyusunan ulang materi Fisika Fase F (khususnya Kelas XI) yang dirumuskan secara presisi berdasarkan dokumen resmi Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen Nomor 046/H/KR/2025 (Lampiran II, Bagian VIII: Capaian Pembelajaran Fisika). I. Rumusan Resmi Capaian Pembelajaran Fisika Fase F (Umumnya untuk Kelas XI dan XII SMA/MA/Program Paket C) 1. Elemen.

Menjaga “Ruh” Pendidikan: Mengenal Prinsip Human-in-the-Loop dalam Pemanfaatan AI bagi Guru

Menjaga “Ruh” Pendidikan: Mengenal Prinsip Human-in-the-Loop dalam Pemanfaatan AI bagi Guru

Kehadiran Kecerdasan Artifisial (KA/AI) di dunia pendidikan memang sangat membantu. Namun, secanggih apa pun mesinnya, teknologi tidak boleh mengambil alih esensi utama dari pendidikan itu sendiri. Di sinilah pentingnya prinsip “Human-in-the-loop” (HITL). Secara sederhana, prinsip HITL menegaskan bahwa manusia harus terlibat langsung dalam setiap siklus pengambilan keputusan yang melibatkan sistem.

Panduan Praktis Q&A Analisis TKA

Panduan Praktis Q&A Analisis TKA

Proses pengisian Lembar Kerja (LK) Analisis Hasil TKA (Tes Kemampuan Akademik) memang sering kali membingungkan karena banyaknya detail teknis dan format administrasi yang ketat. Berdasarkan panduan, ada beberapa poin penting yang sering kali salah dipahami atau terlewatkan oleh para guru. Berikut adalah daftar Q&A mengenai hal-hal yang umumnya kurang dipahami.

Trik Siap Mental Menghadapi TKA untuk Siswa

Trik Siap Mental Menghadapi TKA untuk Siswa

Berikut adalah panduan teknis strategi penguatan ketahanan mental (mental endurance) untuk murid yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA), disusun berdasarkan materi resmi Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Panduan Teknis Ketahanan Mental TKA TKA diibaratkan sebagai lari maraton yang menguji daya tahan, bukan sekadar lari cepat.

Resensi Buku Syair Rubai Syariat Musafir

Resensi Buku Syair Rubai Syariat Musafir

Berikut adalah resensi dari buku “Syair Rubai Syariat Musafir” berdasarkan informasi yang terdapat dalam sumber: Identitas Buku PendahuluanBuku “Syair Rubai Syariat Musafir” merupakan sebuah karya sastra yang lahir dari perenungan mendalam dan kesaksian hidup penulisnya, Thayeb Loh Angen. Menariknya, penulis adalah seorang mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang memilih.