preloader

Tag: TA Sakti

Hikayat TA Sakti : Pena, Kampus dan Hikayat

BAB III PENA, KAMPUS, DAN HIKAYAT 49 Ada manusia mengejar gelar,agar namanya mudah terdengar,ada pula yang setelah belajar,kembali mencari makna yang benar. T.A. Sakti memilih jalan kedua,ilmu tidak disimpan menjadi angka,kampus bukan sekadar tempat bekerja,tetapi pintu menuju masyarakat dan bangsa. 50 Sebagai pengajar ia berdiri,di hadapan mahasiswa setiap hari,membawa buku,.

Hikayat TA Sakti : Ketika Jawoe Memanggil

BAB II KETIKA JAWOE MEMANGGIL 23 Ada masa manusia mencari, ke mana langkah hendak pergi, gelar dan ilmu telah dimiliki, namun hati belum menemukan diri. 24 T.A. Sakti telah belajar, dari kampus, buku dan lembar, sejarah mengajarkan masa berputar, bahwa yang hilang belum tentu benar-benar pudar. 25 Di tanah Aceh.

Hikayat TA Sakti

PROLOG KETIKA HIKAYAT HAMPIR DIAM Ada masaketika sebuah negerihampir kehilangan suaranya. Bukan karenatidak ada yang berbicara, melainkan karenasemakin sedikityang mau mendengar. Di sebuah sudut Aceh,di antara rumah-rumahyang menyimpan ingatan,ada lembaran tuayang perlahan menguning. Huruf-hurufnyatidak lagi mudah dibaca. Jawoeberbaris seperti jejak kakiorang-orang yang telah lama pergi. Sebagian namatelah dilupakan. Sebagian ceritatelah.